Selasa, 01 November 2011

Taman Nasional Laut Bunaken

Taman Nasional Laut Bunaken ditunjuk sebagai taman nasional oleh Menteri Kehutanan tahun 1991.Taman Nasional Bunaken termasuk beriklim tropis. Taman Nasional Laut Bunaken memiliki keanekaragaman jenis organisme akuatik yang langka seperti ikan duyung, lumba-lumba dan berbagai jenis ikan hias. Keindahan bawah laut Bunaken mampu menarik banyak wisatawan, baik wisatawan asing maupun wisatawan lokal. Kita juga akan menemukan jenis ikan purba di laut Bunaken yaitu ikan choelacant (ikan raja laut) yang hidup di kedalaman 80 meter.

Ekosistem Taman Nasional Laut Bunaken terdiri dari berbagai habitat seperti padang lamun, rumput laut, terumbu karang dan hutan bakau. Salah satu keunikan Taman Nasional Bunaken adalah kedalama laut yang memisahkannya dengan daratan Sulawesi yang bisa mencapai 1000 meter. Jenis-jenis ikan besar seperti ikan tuna, hiu, pari kerap melewati wilayah perairan ini.

Lebih dari 20.000 jiwa penduduk yang hidup dalam kawasan Taman Nasional Bunaken umumnya mencari makan di laut atau bertani. Sebagian penduduk pulau ahli pertukangan dan membuat cindera mata dari kulit kerang. Penduduk banyak yang masih menggunakan perahu cadik dan jala tradisional untuk menangkap ikan.

Taman Nasional Bunaken memiliki daya tarik sendiri yang membuat wisatawan asing maupun wisatawan lokal kerap berkunjung kesana. Pemerintah mengelola Taman Nasinal Bunaken dengan tidak melupakan untuk tetap merawat alam. Berbagai hal ditawarkan untuk menunjang rekreasi Taman Nasional Bunaken. Wisata alam bawah laut Bunaken merupakan yang paling terkenal.

Pemerintah maupun warga sekitar Taman Nasional Bunaken tetap merawat alam, oleh sebab itu alam bawah laut Bunaken tetap terjaga keindahannya. Ekosistem dan organisme akuatik harus tetap dijaga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar